Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2016

Untuk Kau yang selalu Menemani (Gravity)

Melihat lembar-lembar kelabu yang seiring menguning Aku ingin berkata Adakah kau ingat kapan kertas-kertas pudar ini tercipta Menunjukan betapa kau dan aku tersenyum menatap kebebasan saat itu Awalnya aku tak mengenalmu Untuk mendekat saja aku tidak berani Menebar senyum pun harus secara sembunyi-sembunyi Kau dan aku belum memiliki rasa yang sama saat itu Hingga akhirnya datang sang penghangat di tengah dinginnya suasana Kemudian menyatukan semua rasa yang ada Kau dan aku mulai berdekatan Seperti kelopak yang tumbuh dalam satu tangka bunga Kau dan aku menciptakan keindahan Mengukir cerita bersama kehangatan Kau dan aku tertahan gravitasi Sehingga kita bisa menapaki langkah demi langkah, melewati hari demi hari Sudah enam tahun kau dan aku bersimfoni dalam sebuah nada yang indah Mengukir cerita walau kau dan aku berada pada tempat yang berbeda Kau dan aku tak pernah saling melupakan Aku ingin berterimakasih, u...