Berbicara mengenai berhak atau tidak, kian hari semakin membuat runyam isi kepala. Ingin mengungkapkan semua yang telah dilalui, meski hanya sekedar cerita lelucon tadi pagi. Tapi pada siapa? Rasanya Isi kepala hanya dipenuhi oleh prasangka-prasangka sampah saja. Menghabiskan waktu untuk memikirkan sesuatu yang jelas-jelas menguras energi. Bahkan orang lain pun dipikirkan secara sukarela sehingga diri kesulitan untuk menempatkan 'perasaannya'. Ego menjadi semakin berkuasa sementara hati dan pikiran kian hari kian hilang koneksinya. Ketakutan tanpa sebab terus menghantui di ujung sayup-sayup pada saat sebentar lagi terbenam. Kegelisahan seolah-olah adalah sosok nyata, melambaikan lengannya pada setiap kedipan mata. Seperti meminta pertolongan namun kenyataannya bisa saja mencelakai. Malam ini aku benar-benar merasa seolah kehilangan semuanya.
by Fira cahyani