Skip to main content

Posts

Showing posts from 2018

#Day 3

Cerita tentang Danu sekejap tergantikkan oleh bisingnya klakson yang cukup mengganggu pendengaran, sehingga begitu rumit hampir tidak bisa menerjemahkan setiap rasa yang melintas di dada. Perjalanan pulang hari ini sedikit sendu, mungkin karena nyanyian membuai yang membuat diri menjadi terlena pada lirik lagunya. Seketika hati ikut meraung-raung seolah merasakan setiap syair yang terurai pagi itu. Lantas sampai senja masih pada rasa yang sama. Jika diulang lagi, seharusnya pagi hari diisi oleh nyanyian semangat, semacam lagu kebangsaan yang dengan spontan membuat tubuh berdiri tegak dengan tangan menyilang di dada. Memang mengawali hari harus sedikit hati-hati, tidak usah disiapkan dengan khusus, melainkan pilihlah saja sesuatu yang membakar rasa malas dan peluh, juga sakit hati. Semalam aku dibuat bingung dengan teka-teki yang hadir lewat mimpi. Aku melihat dia dan Danu di dalamnya, lalu secepat itu film diputar dalam otak. Aku berada di sebelah dia mengelilingi jalanan kota Band...

#Day 2

Dingin sekali hari ini, membuat mata tak mampu membuka kelopaknya lama-lama. Entah apa yang salah, posisi duduk yang berubah beberapa langkah ke depan ataukah memang karena tidur yang terlalu larut. Akibat memikirkan hal yang masih dan sepertinya akan tetap mengambang di permukaan. Tentang jemari yang sudah mendambakkan dihiasi benda berkilau, mulai tidak terstruktur logika ini merangkai teka teki yang tercipta dengan sendirinya. Bukan merupakan hal aneh, tidak salah jika melihat momen seperti itu lalu tiba-tiba ingin minum karena haus. Umur 20 tahun yang beberapa minggu lagi genap 21 sudah sewajarnya uring-uringan perihal itu. Untuk seseorang yang mendambakkan membangun rumah tangga diusia muda, namun sebenarnya belum terbayang seberapa banyak yang harus dipersiapkan. Ini hanya kemauan hati saja, tidak berarti harus direalisasikan secepat air yang turun dari langit sehingga dengan sekejap menghapuskan jejak kaki di setiap perjalanan. Belum ada tangan baru yang dijabat hari ini. Nam...

#Day 1

Hari ini aku memulai berkelana pada situasi yang sudah lama ku damba. Duduk bersandar pada kursi yang menopang beban diri, berhadapan layar dengan banyaknya kata yang harus ku selesaikan satu persatu. Memulai ini adalah suatu keharusan untuk si dewasa. Tuhan memang baik. Aku tidak sendiri melainkan dikelilingi manusia-manusia baik, yang sayangnya belum sempat berkenalan. Ini hari pertama, di tempat yang cukup nyaman namun masih kaku sehingga kaki pun bergerak tak tentu arah. Lucu.